Malang - Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Mewakili Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu, Kasdim 0818 Mayor Czi Sultoni menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluhan Benih Bongkar Ratoon yang diselenggarakan di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Jalan Sumedang No. 28, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kolonel Kav Donava Pri Pamungkas, M.Han, selaku Pendamping Perkebunan Provinsi Jawa Timur/Pamen Denma Mabesad, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat dari instansi pemerintah, stakeholder pertanian, penyuluh pertanian, dan pihak terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta membahas strategi pengembangan sektor pertanian melalui penyuluhan dan penerapan metode bongkar ratoon, khususnya pada tanaman tebu, guna meningkatkan produktivitas lahan serta mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.
Kasdim 0818 Mayor Czi Sultoni menyampaikan bahwa TNI melalui satuan kewilayahan siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.
“Melalui koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, penyuluh, dan para petani, diharapkan program bongkar ratoon dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, khususnya komoditas tebu di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Sementara itu, Kolonel Kav Donava Pri Pamungkas menekankan pentingnya pemahaman para petani terhadap teknologi dan metode budidaya yang tepat guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Menurutnya, keberhasilan program pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada penerapan teknik budidaya yang efektif dan berkelanjutan.
Rakor ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian yang modern, produktif, dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para pelaku pertanian mengenai manfaat penerapan benih unggul dan sistem bongkar ratoon dalam meningkatkan produktivitas lahan.
Dengan adanya koordinasi yang berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait, Kabupaten Malang diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan kesejahteraan bagi para petani. ***
